LINK DIKLAT Berbagai jejaring pendidikan di dunia yang mengadakan pendidikan on line di dunia maya, beberapa yang dapat di akses diantaranya adalah :
http://www.emergencyfirstresponse.com
http://www.firstrespondersac.com
LINK DIKLAT Berbagai jejaring pendidikan di dunia yang mengadakan pendidikan on line di dunia maya, beberapa yang dapat di akses diantaranya adalah :
http://www.emergencyfirstresponse.com
http://www.firstrespondersac.com
Tentu ada beda antara Logo AGD DKI dengan Logo AGD 118, dengan di Pergub 40/2007 kan Organisasi Pelayanan Ambulans DKI maka logopun perlu diganti, sedangkan Logo 118 dijadikan logo Kualitas dan Kompetensi. Seragam bagi petugas Lapangan, menyikapi image yang sudah tertanam dan nama besar AGD118, maka wacana seragam diarahkan ke warna jakmania kombinasi biru (emergensi) dan putih (medik, nurse). Dan bagi petugas non Lapangan, dibuatkan seragam gelap dengan logo barunya. Pembedaan ini memunculkan usluan adanya tanda tertentu yang menunjukkan tingkat petugas dan tempat kerja, bahkan wilayah kotamadya tempat tugas.
Ini calon logo kita yang baru, yang sudah diketahui oleh para Kepala Subdinas dan Kepala Sudin,
,
, dengan usulan melalui Mutu Kesehatan dan masukan oleh Wakadis dan Kadis Kesehatan dibuatlah logo buat AGD DKP DKI Jakarta (disain akhir oleh Ka. SD Mutu Kesehatan) sebagai berikut ;
GRAND DESIGN UPT-BLUD Dengan telah diPergubkan UPT (40/2007) dan BLUD (683/2007), maka perlu disegerakan penyusunan Rencana Kerja Besar (Grand Design) pelaksanaan UPT BLUD AGD DKP DKI Jakarta. Menyadari bahwa Pergub ini lebih banyak menugaskan kegiatan ke dalam Organisasi maka pembangunan di dalam lebih di utakaan. Periotas selanjutnya adalah kerjasama dengan unsur Dinas Kesehatan lainnya Diharapkan langkah kerja ini dapat berjalan lancar, walau diperkirakan akan ada krikil penghambat di depan. Yang dimaksud dengan Grand Design itu adalah acuan agar segala upaya yang dikerahkan mencapai Visi Jakarta Sehat 2010 berhasil dicapai dengan Misi utama pelayanan kesehatan gawat darurat pra rumah sakit menuju respon time < 10 menit (pada lebih dari 50% permintaan), dan sebagai outcome tolok ukur angka kematian kedaruratan dan bencana menurun.
AMBULANS GAWAT DARURAT DINAS KESEHATAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Hari pertama kunjungan pak Direktur ke lokasi Ambulans Gawat Darurat di Sunter Podomoro nomor 1, dirasakan adanya ketidak nyamanan suasana sehingga dirasa perlu menyusun langkah atas beberapa masalah yang dianggap sangat penting.
Langkah Pertama dan Utama adalah mengakomodasi : 1). Keinginan segera mendapatkan honornya min. 5 bulan ; 2). Keinginan dicatatkan sebagai karyawan dalam UPT BLUD AGD DKP DKI Jakarta.
Langkah Kedua yang mungkin dapat diambil adalah : a) Menghubungi BKD dan Din Nakertrans tentamg cara rekrutmen ; b) Menghubungi Ro Keuangan cara penghonoran ; c) Menghubungi Ro Kap tentang inventaris perlengkapan ; d) Menghubungi Din Tramtib Linmas untuk pengamanan asset ; e) Usul kelengkapan personil UPT-BLUD. f) Koordinasi Auditor Yan Gadar dengan Sudin Kotamadya/ Kabupaten ; g) Perlindungan hukum atas aspek legalitas, profesional, kompetensi petugas saat pelayanan AGD di lapangan; h). Membuat MOU dan kerjasama dengan rumah sakit dan pengguna ambulans (sebagai Unit Pelayanan Teknis Ambulans Gadar yang baru) h) Kerjasama dengan Badan Dik Lat Propinsi DKI Jakarta untuk pembinaan pegawaian.
Langkah berikut adalah dalam beberapa waktu kedepan (mungkin dalam 12 bulan ke depan) sambil memperkuat diri dalam organisasi, kepegawaian, dalam fase transisi dalam perkuatan BLUD bertahap (bersamaan dengan langkah di atas) : menyiapkan diri berkordinasi dengan sesama operator : Puskesmas Kelurahan dan Kecamatan, RSUD, RSUVertikal dan TNI – Polisi dan juga Yankes Swasta. Memfasilitasi adanya wewenang kewilayahan dari Suku Dinas Pelayanan Kesehatan Kotamadya/ Kabupaten dan wewenang Auditor. Memantau arahan dan kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dalam pelayanan kesehatan pra rumah sakit, dengan mengkaji yang sudah dilaksanakan beberapa tahun lalu (sejak tahun 1979) dan mengantisipasi diberlakukannya secara nasional Undang-Undang 24 tahun 2007 pada bulan Nopember 2007, setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden dengan memetik manfaat konsep Ambulans Gawat Darurat Terpadu (AGDT)-118 yang dibicarakan sejak tahun 2002.
Melengkapi Organisasi UPT BLUD dan melengkapi petugasnya, bila diperlukan menambah PNS dan menunjuk petugas yang ada dari eks. AGD-118.
1. Kasubbag Tata Usaha
a. Bendahara Penerima
b. Bendahara Pembayar
2. Kaseksi Pelayanan
a. Kordinator Wilayah Jakarta Pusat
b. Korwil Jakarta Utara
c. Korwil Jakarta Barat
d. Korwil Jakarta Selatan
e. Korwil Jakarta Timur
f. Korwil Jakarta Kep Seribu
3. Kaseksi Sumber Daya
a. SD Manusia,
b. SD Diklat,
c. SD Komunikasi dan Informasi
d. SD Gedung dan halaman
e. SD Transportasi
f. SD Alkes dan Obat2an
g. SD Keamanan
4. Ka Jabatan Fungsional
a. Kode Etik
b. Mengkaji per Undangan dan per Aturan yang terkait
c. Koordinasi dengan berbagai Lembaga Profesi
HIDUP EMOSI
Sebagai manusia, maka sang Direktur dapat juga larut dalam kemelut psikologis dan foto berikut dengan tampilan barunya membawa kita ke dalam pengenalan siapa dia ..?!
serius mendengarkan pendapat untuk menilai
mengarahkan kehendak dengan segala argumen
kompromis setelah ide dasar dan pokok diterima. Jadi apalagi yang dipermasalahkan, semua dapat diselesaikan karena ya Jami.. ya Majid.
Situs ini dibuat untuk penghubung Organisasi AGD DKP DKI Jakarta dengan seluruh dunia.
eMail kami : agddki@yahoo.com dan no Telepon kami : 0818.837118
Apa yang akan dikerjakan setelah dilantik sebagai Direktur??? Pertanyaan muskil dijawab dengan mudah, yaaa menyusun Rencana Kerja gitu, lhooo kok repot repot, sssiiiip llllahh. Salah ya dibenerin, orang kita banyak temen yang siap bantu, khan khan…kanan ana yaa Jami’, ya..Hamid, ya ..Muhyi, ya.. Ghoffar…, Soooo begitu mudah gitu..
Setidaknya ini sebagai langkah awal :
UPT – BLUD
Sebagai Organisasi termuda di lingkungan Pemerintah Daerah, Pelayanan Ambulans Gawat Darurat dan Bencana Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terhitung bulan Mei 2007 yang berlaku surut Februari 2007, telah mendapat kehormatan menyandang gelar UPT-BLUD (Unit Pelayanan Teknis – Badan Layanan Umum Daerah). Kebanggaan sekaligus beban yang sangat berat yang harus dijunjung tinggi melalui penanganan administrasi dan penanganan kepegawaiannya. per Undangan dan per Aturan harus dipatuhi dan diikuti urut pekerjaannya, karena Badan Pengawas Daerah, Badan Pengawas Keuangan telah mulai berperan dan ikut mengawasi.
Sebagai langkah pertama yang dilaksanakan oleh sang Direktur adalah menghimpun berbagai data informasi terkait dengan pelaksanaan administrasi masa transisi yang telah lalu. Langkah yang diambil adalah kunjungan kepada Kepala dan Wakil Kepala Dinas sebagai tanda lapor diri menjabat Direktur di lingkungan kedinasan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Menghimpun data informasi dari banyak pihak seperti Biro Perlengkapan, Biro Hukum, Biro Ortala, Biro Keuangan dan juga Badan Kepegawaian Daerah dan DInas Nakertrans terkait dengan pegawai kontrak atau pegawai tidak tetap. Perkembangan pelayanan kesehatan Ambulans Gawat Darurat dengan Subdinkes Gawat Darurat dan Bencana, sebagai regulator pelayanan kesehatan gawat darurat dan bencana. Kedua ke lapangan menyerap udara dan suasana yang hidup di wilayah kerja utama yang masih di”kuasasi oleh PP-AGD118” di Gedung AGD118 Sunter Podomoro pada hari Jumat tanggal 25 Mei 2007 dan mencermati kehidupan karyawan yang masih ikut bertugas di AGD. Ketiga, rencana menghubungi Ketua Yayasan AGD118 untuk melengkapi data informasi yang dibutuhkan.
Berat sekali awal kerja ini, karena secara organisasi UPT-BLUD ini belum mempunyai perangkat kerja dan karyawan. Tugas yang segera harus diselesaikan membutuhkan ”kerja cepat dan cermat” meminimalkan gesekan yang mungkin timbul. Pendampingan oleh Subdinkes Gadar dan Bencana melalui personil yang di BKO kan diharapkan dapat secara cepat dan benar secara hukum dan juga secara emosi untuk melancarkan kinerja Pelayanan Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
Penyusunan Grand Design Pelayanan AGD Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta semoga selesai dalam waktu sebulan (per tanggal 24 Juni 2007). Diantaranya : melengkapi personil Organisasi (PNS), membuat Peraturan Direktur AGD DKP DKI Jakarta tentang Organisasi dan Tata Kerja AGD DKP DKI Jakarta dan juga merekrut petugas (??) kontrak (pendaftaran, perjanjian kerja), dirasakan mendesak adalah penggantian atribut, logo dan seragam, mengganti papan nama Organisasi. Menyusun beberapa peraturan pokok (Surat Tugas, Wilayah Kerja, dll.) disosialisasi dan diundangkan untuk dikerjakan dan dipatuhi. Surat Permohonan yang menyatakan diri mau bekerja dan patuh pada Peraturan Pemda. Pengawasan lalu lintas kerja dan pelaporannya, pencatatan inventaris barang. Penyusunan rencana pembayaran honor bagi petugas yang terdaftar.
Dari yang ada dan terlihat sesungguhnya dapat diurut ke belakang. Ya diurut biar gede he heee… contohnya ini lhoo.. kecil tapi punya makna, tulisan AMBULAN GAWAT DARURAT 118. Ingat itu Kuda Terbang… ya cet kaleng yang jaman dulu terkenal. Sekali lagi Kuda Terbang… sekarang sudah susah dicarinya. Coba tebak siapa orang yang nulis pake celana pendek dan telanjang dada… ??? Benar ini foto orang tersebut yang 20 tahun lalu mengerjakan itu, loncat lewat jendela disitu.
disamping itu Soal pekerjaan sekarang pasti banyak diantaranya PPKR3, karena yang lalu saja perbaikan tempat berdiri ya halaman ini.. 20 tahun lalu terbayang khann becek dan debu. Banyak suka dan dukanya sehingga terasa seperti diaduk-aduk saat sekelompok karyawan yang karena pamrih diri (ingin jadi Presiden dan Menteri khhalliiii…) membawa banyak karyawan lain menderita tidak jelas kapan jadi karyawan Pemda dan kapan di kasih honor Nya.
klik Email kita di : mirza_abuhamzah@yahoo.co.uk kita jawab deh !!
Direktur mempunyai tugas : ps. 6
a. Memimpin, mengkoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan tugas dan fungsi Ambulans Gawat Darurat;
b. Memimpin, mengkoordnasikan, mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanakan tugas Subbagian Tata Usaha dan Seksi;
c. Meningkatkan kinerja pelayanan Ambulans Gawat Darurat;
d. Meningkatkan jaringan koordinasi pelayanan Ambulans Gawat Darurat dengan SKPD/ UK dan/ atau instansi pemerintah, swasta dan lainnya.