Ambulans pra rumah sakit, sebagian dari mata rantai SPGDT dalam upaya menuju Safe Community. Pagi Jum’at, tanggal 3 Agustus 2007, dipandu oleh Wakil Kepala Dinas Kesehatan, dr. Salimar Salim, MARS bersama Kabag TU, Kasubdinkes Gadar Bencana, Ka Suku Dinas Yankes kotamadya, Direktur AGD DKP DKI Jakarta, para kepala seksi Gadar Bencana dan Gakin dan seksi di Subdinkes Gadar Bencana, bersama membicarakan konsep pelayanan kesehatan pra rumah sakit. Disajikan konsep lama AGDT-118, dimana semua ambulans di DKI Jakarta berperan dalam pelayanan pra rumah sakit dan menyadai keterbatasan sarana/ prasarana AGD-118 waktu itu dan pengutamaan pelayanan harian oleh AGD DKP DKI Jakarta. Beberapa masukan dapat disampaikan peserta adalah : Pelaksanaan Pelayanan pra RS saat ini ditangani bersama, dan sebagian ditangani oleh AGD DKI dikoordinir oleh UPT BLU AGD DKI Jakarta; kendali lapangan AGD DKI Jakarta oleh UPT dan di wilayahkan dalam pantauan Seksi Gadar Bencana dan Gakin dengan Auditor Sudin Yankes Kotamadya; penanganan Gakin dilaksanakan oleh seluruh jajaran DInas Kesehatan, dengan motor utama AGD DKI. Dirasakan adanya begian tumpang tindih, sehingga untuk kegiatan daerah abu-abu, akan dibicarakan dan dibahas bersama lebih lanjut.
AMBULANS PRA RUMAH SAKIT
PERTAMA JUMPA
JUMPA TEMAN LAMA, mungkin kata ini boleh diambil. Dengan masih ada rasa asing, atmosfir mengehendaki berbeda. Dulu nyaman berkomunikasi, dan kini setelah melalui masa sulit karena maunya sendiri, dan akhirnya hampir selesai. Walau tidak semulus dan sejalan dengan Rencana Penyusunan UPT pada tahun 2006, UPT dan petugasnya sudah dibentuk melalui Pergub. 40/ 2007. Satu bagian komponen penggerak yang punya peran penting, berupa pelaksana tugas di ambulans lapangan hari ini dibulatkan. walau dari berbagai jenis kelompok kerja hampir semua tercatat, namun masih dikonfirmasi lagi. Semuga yang didaftar yang seharusnya terdaftar. Prioritas utama yang disegerakan berupa pembayaran upah, diharapkan dalam waktu kurang 7 hari dapat selesai tuntas. (dalam hatiku… ternyata apa yang dikejar dengan cara ini tidak semudah dan seindah bayangan.., dan berdarah-darah).
Foto di Aula Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
